Pengertian
Relasi berarti hubungan antara (domain) daerah asal dan (kodomain) daerah kawan, sedangkan fungsi adalah hubungan yang memasangkan anggota daerah asal dengan tepat satu anggota daerah lawan dengan aturan khusus.
Berikut adalah bentuk diagram suatu fungsi tertentu:
Dari gambar di atas dapat kita tahu bahwa diagram tersebut merupakan diagram relasi dan fungsi dari dua buah himpunan yaitu A = {a1, a2, a3, a4} dan B = {b1, b2, b3, b4}.
Grafik fungsi
Selain dibuat diagram seperti yang dijelaskan sebelumnya, sebuah fungsi dapat diperlihatkan menggunakan grafik tertentu.
Grafik fungsi sendiri adalah sebuah representasi visual atau penggambaran dari sebuah fungsi pada diagram x-y.
Grafik fungsi dapat berfungsi sebagai alat yang membantu untuk memudahkan seseorang dalam memahami suatu fungsi.
Untuk menggambar sebuah grafik fungsi, cara termudah adalah memasukkan nilai x (daerah asal) pada f(x) atau y (daerah kawannya).
Grafik Fungsi Kuadrat
Grafik fungsi kuadrat pada dimensi dua memiliki bentuk berupa kurva cekung maupun cembung.
Ciri khas lainnya dari fungsi kuadrat adalah memiliki pangkat tertinggi 2 pada variabel dalam fungsi tersebut dengan bentuk fungsi:
y = ax2 + bx + c
dengan y = f(x) = variabel terikat, x = variabel bebas, a dan b koefisien dan c konstanta. Cara mudah menggambar grafik fungsi kuadrat adalah sebagai berikut:
1. Menentukan parabola yang terbentuk terbuka ke atas (cekung) atau terbuka ke bawah (cembung). Jika a>0 maka cekung, jika a<0 maka sebaliknya
2. Menentukan titik potong dengan sumbu x, dengan cara memisalkan y = f(x) = 0
3. Menentukan titik puncaknya yaitu dengan mencari absisnya menggunakan rumus
. Kemudian mencari ordinatnya menggunakan f(xpuncak) , sehingga didapatkan koordinat puncak yaitu:
. Kemudian mencari ordinatnya menggunakan f(xpuncak) , sehingga didapatkan koordinat puncak yaitu:
4. Mencari beberapa koordinat yang dapat dipakai untuk membantu menggambar grafik.
Grafik fungsi 
Jika pada fungsi
memiliki nilai b = 0, maka fungsi kuadratnya sama dengan:

Pada fungsi ini grafik akan memiliki kesamaan dengan grafik fungsi kuadrat
yaitu selalu memiliki garis simetris pada x = 0. Namun, titik puncaknya sama dengan nilai c atau
. Sebagai contoh =
+ 2, maka grafiknya adalah:

Sifat-sifat Grafik Fungsi Kuadrat
a. Grafik terbuka
Grafik
dapat terbuka ke atas atau ke bawah. Sifat ini ditentukan oleh nilai a. Jika
maka grafik terbuka ke atas, jika
maka grafik terbuka kebawah.

b. Titik Puncak
Grafik kuadrat mempunyai titik puncak atau titik balik. Jika grafik terbuka kebawah, maka titik puncak adalah titik maksimum. Jika grafik terbuka keatas maka, titik puncak adalah titik minimum.
c. Sumbu Simetri
Sumbu simetri membagi grafik kuadrat menjadi 2 bagian sehingga tepat berada di titik puncak. Karena itu, letaknya pada grafik
berada pada:
d. Titik potong sumbu y
Grafik
memotong sumbu y di x = 0. Jika nilai x = 0 disubstitusikan ke dalam fungsi, diperoleh y = c. Maka titik potong berada di (0, c).

e. Titik potong sumbu x
Grafik kuadrat akan memotong sumbu x di y = 0, sehingga membentuk persamaan:
Akar-akar dari persamaan tersebut adalah absis dari titik potong. Oleh karena itu, nilai diskriminan (D) berpengaruh pada keberadaan titik potong sumbu x sebagai berikut:
- Jika
, grafik memotong sumbu x di dua titik
- Jika
, grafik menyinggung sumbu x
- Jika
, grafik tidak memotong sumbu x
Jika digambarkan, sebagai berikut:

